Ultracef - Pengertian, Mekanisme Kerja, Indikasi Umum Ultracef, Efek Samping, Kontraindikasi, Dosis Umum, Catatan.
Ultracef
๐ธ Nama Generik: Cefadroxil
๐ธ Golongan: Antibiotik sefalosporin generasi pertama
๐ธ Bentuk Sediaan Umum:
-
Kapsul/tablet (biasanya 500 mg)
-
Sirup kering (suspensi oral, misalnya 125 mg/5 mL atau 250 mg/5 mL)
๐งช Mekanisme Kerja:
Cefadroxil bekerja dengan cara menghambat sintesis dinding sel bakteri, sehingga menyebabkan kematian bakteri (bakterisidal). Aktif terhadap bakteri Gram positif dan beberapa Gram negatif.
๐ Indikasi Umum Ultracef:
-
Infeksi saluran pernapasan atas (misalnya faringitis, tonsilitis)
-
Infeksi saluran kemih (ISK)
-
Infeksi kulit dan jaringan lunak
-
Profilaksis infeksi sebelum prosedur gigi (untuk pasien alergi ringan terhadap penisilin)
⚠️ Efek Samping:
Umum:
-
Mual, muntah
-
Diare
-
Nyeri perut
-
Reaksi alergi (ruam, gatal)
Jarang tapi serius:
-
Anafilaksis
-
Stevens-Johnson Syndrome (SJS) (sangat jarang)
-
Superinfeksi (misalnya kandidiasis, bila digunakan jangka panjang)
๐งท Kontraindikasi:
-
Alergi terhadap sefalosporin
-
Riwayat hipersensitivitas berat terhadap antibiotik beta-laktam (seperti penisilin)
๐ Dosis Umum:
Dewasa:
-
Faringitis/Tonsilitis: 1 gram per hari (sekali sehari atau 500 mg dua kali sehari) selama 10 hari
-
Infeksi kulit/ISK ringan: 500 mg dua kali sehari
Anak-anak:
-
25–50 mg/kgBB/hari dibagi dalam dua dosis
๐ Catatan:
-
Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan, tapi bisa dikonsumsi bersama makanan untuk mengurangi iritasi lambung
-
Selesaikan pengobatan meskipun gejala sudah membaik, untuk mencegah resistensi antibiotik
-
Simpan sirup yang sudah dilarutkan di kulkas dan habiskan dalam waktu maksimal 14 hari
Komentar
Posting Komentar