Betaserc, Pengertian, Kandungan, Indikasi/kegunaan, Dosis, Efek Samping, Kontraindikasi, Cara Minum.
Betaserc adalah obat yang mengandung betahistine dihydrochloride yang digunakan untuk mengatasi vertigo (pusing berputar) terutama pada penyakit telinga dalam.
Kandungan
-
Betahistine dihydrochloride
Obat ini bekerja dengan cara:
-
Meningkatkan aliran darah di telinga dalam
-
Mengurangi tekanan pada sistem keseimbangan (vestibular)
Sehingga membantu mengurangi gejala pusing berputar.
Indikasi / Kegunaan
Betaserc biasanya digunakan untuk:
-
Vertigo
-
Penyakit Meniere
-
Tinnitus (telinga berdenging)
-
Pusing disertai gangguan keseimbangan
Gejala yang biasanya membaik:
-
Pusing berputar
-
Mual dan muntah
-
Telinga berdenging
-
Gangguan keseimbangan
Dosis umum dewasa
Biasanya diberikan:
-
8 mg – 24 mg, 2–3 kali sehari
Contoh:
-
Betaserc 16 mg → 1 tablet 3 kali sehari
-
Betaserc 24 mg → 1 tablet 2 kali sehari
⚠️ Dosis dapat berbeda tergantung kondisi pasien dan resep dokter.
Efek samping
Efek samping yang mungkin muncul:
-
Mual
-
Sakit kepala
-
Gangguan lambung
-
Reaksi alergi (jarang)
Kontraindikasi / hati-hati
Obat ini perlu hati-hati pada:
-
Asma
-
Tukak lambung
-
Alergi terhadap betahistine
Cara minum
-
Sebaiknya diminum setelah makan untuk mengurangi iritasi lambung.
Komentar
Posting Komentar